+6221-3507645 faq sitemap contact


Breaking News
Wujudkan Pramuka sebagai Pelaku Perubahan untuk Membangun Bangsa yang Bermartabat.
Senin, 27/03/2017
 LATEST TWEETS   

Kapusdiklatnas: Tujuan Gerakan Pramuka tidak Hanya Membentuk karakter

Kapusdiklatnas Tujuan Gerakan Pramuka tidak Hanya Membentuk karakter

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Nasional (Kapusdiklatnas) Gerakan Pramuka, Kak Suyatno menyampaikan materi dalam kursus orientasi anggota Mabida dan Mabicab se-Sulses, di Hotel Sahid Jaya, Makassar (Foto: Hajir/Humas Kwarnas)

PRAMUKA.OR.ID, MAKASSAR- Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Nasional (Kapusdiklatnas) Gerakan Pramuka, Kak Suyatno menyampaikan materi dalam kursus orientasi anggota Mabida dan Mabicab se-Sulses, di Hotel Sahid Jaya, Makassar, (17/1/17). Acara ini bertepatan dengan Rakerda Kwartir Daerah Sulawesi Selatan.

Dihadapan Gubernur, para Bupati/ Walikota, Kapolsek, Kadis, para Dekan dan Guru Besar Perguruan Tinggi se-Sulsel, Kak Suyatno mengajak untuk menghidupkan Gerakan Pramuka secara totalitas.

“Ayo kita kuatkan Gerakan Pramuka, tidak hanya secara perkataan, tapi totalitas luar dan dalam, untuk membentuk tiga hal, yaitu karakter, kecakapan, dan kebangsaan generasi muda, setuju?” teriaknya. Serentak, seluruh peserta kursus orientasi menjawab, “Setuju!.”

Selanjutnya, Kak Suyatno mengatakan, alasan mengapa organisasi Gerakan Pramuka ada di lebih dari 200 negara seluruh dunia, adalah Pramuka tidak hanya soal karakter, tapi juga kebangsaan dan kecakapan.

“Anak dengan karakter kuat, kecakapannya bagus, kebangsaannya kurang, anak-anak kita akan jadi teroris, dia akan menghina negaranya sendiri. Karakter kuat, kebangsaan kuat, tapi kecakapan lemah, anak kita akan jadi pengangguran, begitu juga bila dua hal kuat, tapi karakternya lemah, anak-anak kita jadi pencuri,” bebernya.

Menurutnya, ketiga poin ini harus ada pada generasi muda Indonesia, dan ini tidak diperoleh melalui bangku sekolah, universitas maupun di rumah, tapi hanya didapatkan di Gerakan Pramuka. “Jadi mulai hari ini, jangan sebut tujuan Gerakan Pramuka hanya karakter saja, itu kurang,” ungkapnya.

Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Kak Syahrul Yasin Limpo mengatakan, tujuan dilaksanaknnya kursus orientasi ini adalah agar apa-apa materi yang tertuang dalam UUD menjadi bahan renungan untuk membentuk karakter bangsa dalam perspektif 15-20 ke depan.

“Ini konsolidasi emosianal kita, dengan ini saya berharap,minimal akan ada satu regu/ sangga Pramuka di kampus, masjid, kantor, komunitas, dan sebagainya, karena Pramuka tidak hanya kemampuan berfikir saja, tapi juga kemampuan batin, sehingga menimbulkan nasionalisme yang kuat,” ucapnya. (RBA)