+6221-3507645 faq sitemap contact


Breaking News
Wujudkan Pramuka sebagai Pelaku Perubahan untuk Membangun Bangsa yang Bermartabat.
Jum'at, 24/02/2017
 LATEST TWEETS   

Syarat Peserta Raimuna 2017 Diprotes, Ini Komentar Ka. Pusdiklatnas

Kak Prof. Suyatno, M.Pd (Foto: Humas Kwarnas)

Kak Prof. Suyatno, M.Pd (Foto: Humas Kwarnas)

PRAMUKA.OR.ID, JAKARTA -Kwartir Nasional Gerakan Pramuka telah menentukan kebijakan bahwa syarat peserta Raimuna Nasional Gerakan Pramuka 2017 adalah anggota Pramuka yang sudah mencapai tingkat Garuda.

Terkait kebijakan ini, muncul ketidaksetujuan dari beberapa Pembina di media sosial. Syarat ini Dianggap terlalu berat mengingat waktu yang juga mepet.

Mengenai hal itu, Kak Prof. Suyatno, M.Pd, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Nasional menyatakan dukungannya dengan syarat Peserta Rainas 2017. Bahkan, menurutnya, pembina semestinya “bertepuk tangan”, karena syarat Rainas adalah Pramuka Garuda.

“Saya apresiasi berbagai perbedaan pendapat soal syarat, saya sangat yakin itu semua demi kebaikan dan suksesnya rainas. Tapi sebenarnya, Garuda itu kewajiban seorang pembina, jadi ada Rainas atau tidak, pembina wajib menggarudakan peserta didiknya,” demikian ungkapnya di sela-sela kegiatan ToT, di TRW, Jakarta, Jumat (27/1).

Menurut Suyatno, tingkatan garuda itu adalah haknya peserta didik. Ketika Gugus Depan tidak ada satupun Pramuka tingkat Garuda, berarti pembina telah melanggar hak anak.

“Gugus depan itu ada dua fungsi, yaitu satuan pendidikan dan satuan organisasi. Kalau tidak ada Pramuka Garuda, berarti pembina itu melanggar hak anak sekaligus tidak menjalankan fungsi gugus depan sebagai satuan pendidikan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, menganai kekhawatiran akan banyak Pramuka Garuda karbitan di Rainas, kak Suyatno menyarankan untuk tidak “suudzon” alias berburuk sangka. “Kita harus percaya, ‘be positif’. Jika memang dapat informasi ada, kita berikan saran. Bukan dimusuhi,” ungkapnya.

  • Pingback: Syarat Peserta Rainas 2017 Diprotes, Ini Komentar Ka Pusdiklatnas | Layar Berita()

  • ade supriadi

    dari sudut pandang itu, 100 % setuju prof…
    dari sisi aturan, menurut prof kita harus menggunakan 101/1984 atau 180.A/2008 yang menurut pandangan saya masih sarat masalah ?
    mohon pencerahan..
    trmksh,

  • Este Ariman

    Kalau bisa sampai sampai bantara aja. Karena tentu kita tidak hanya sekedar menggarudakan peserta didik. kita mau kualitas yang mumpuni meskipun kami alami berbagai kesulitan dari segi pembina yang memang cinta dan kompeten dalam kepramukaan. makasih, salam pramuka

  • anissa

    Harus garuda ya kak?

Rombongan dari Pramuka Arab Saudi adalah Ali Al Ali Abdul Azis, Muhammad, dan Abu Sulton Abdul Azis. Mereka diterima Andalan Nasional bidang Hubungan Luar Negeri (Hublu) Kak Brata Tryana Hardjosubroto dan Kak Indoreyano, serta sejumlah staf Kwartir Nasional Gerakan Pramuka di Gedung Kwarnas, Jalan Merdeka Timur No. 6 Jakarta Pusat, Jum’at (27/1/2017). (Foto: Nurul/Humas Kwarnas)

Pramuka Arab Saudi Berkunjung ke Kwarnas

By kwarnas / Januari 27, 2017 / 0 Comments
Kak Adhyaksa usai melantik Kak Alex sebagai Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Sumsel di Griya Agung Rumah Dinas Gubernur, Palembang Kota, Jumat (27/1). ‎

Kak Adhyaksa Dault Puji Potensi Pramuka Sumsel 

By kwarnas / Januari 28, 2017 / 0 Comments