+6221-3507645 faq sitemap contact
Breaking News
Setiap Pramuka Adalah Kantor Berita Wujudkan Pramuka sebagai Pelaku Perubahan untuk Membangun Bangsa yang Bermartabat.
Minggu, 18/11/2018
 LATEST TWEETS   

Kak Budi Waseso dan Kak Herindra Beri Penghormatan Terakhir kepada Kak Rivai Harahap 

 Kwarnas  9 November 2018  620 views

Foto: Dok. Humas Kwarnas

Jakarta, Pramuka.or.id – Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka terpilih Kak Budi Waseso mengikuti upacara pemakaman Letnan Jenderal TNI (Purn.) Rivai Harahap yang juga mantan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka 1998-2003 di Taman Makam Pahlawan Nasional, Kalibata, Jumat (9/11/2018).

Upacara pemakaman dipimpin oleh Letnan Jenderal TNI Kak Muhammad Herindra sekaligus Wakil Ketua Kwarnas Bidang Abdimasgana. Selain upacara juga dihadiri sejumlah anggota TNI dan Polri dan jajaran pengurus Kwarnas serta anggota Pramuka di lingkup DKI.

Kak Budi menyampaikan rasa duka yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Rivai. Ia mengenal almarhum sebagai pejuang sejati yang rela mengorbankan jiwanya sejak era kemerdekaan. Terlebih KakRivai adalah seorang mantan anggota TNI, karena itu rasa nasionalismenya kata dia, tak perlu diragukan lagi.

“Kita semua khususnya Gerakan Pramuka merasa kehilangan atas kepergian Kak Rivai Harahap. Karena beliau sangat melekat di hati Pramuka. Banyak hal yang sudah diberikan Kak Rivai untuk kemajuan bangsa dan negara dan juga Gerakan Pramuka,” jelasnya.

Kepergian Kak Rivai kata Direktur Perum Bulog ini berdekatan dengan peringatan Hari Pahlawan pada 10 November. Ia menilai perjuangan Kak Rivai semasa hidupnya sudah seperti seorang pahlawan. “Atas jasa-jasanya itu negara juga sudah memberikan pengakuan dengan pemberian tanda Bintang Mahaputra,” tandasnya.

Sementara itu,  Kak Herindra selaku inspektur upacara juga mengatakan, upacara pemakaman ini sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan pemerintah atas jasa darma bakti pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara semasa hidupnya.

“Kepergian almarhum tentu mengejutkan dan membawa kesedihan yang mendalam khususnya keluarga. Namun
sebagai umat beragama yang percaya kepada tuhan yang maha esa kita harus menerima secara iklas,” jelasnya.

Baik pemerintah dan Kwarnas Gerakan Pramuka kata dia, sama-sama kehilangan Kak Rivai sebagai putra bangsa yang terbaik yang memegang teguh prinsip-prinsip perjuangan. Namun disisilain almarhum sebagai manusia pada umumnya juga ada kekurangan dan kelebihan sehingga Kak Herindra meminta jika ada salah dimaafkan.

Kak Rivai meninggal pada Kamis (8/11) diusianya yang ke 90. Ia meninggal karena sakit. (HA/Humas Kwarnas)