Statistik Pengunjung

Online
1
Hari ini
2,964
Bulan ini
60,011
Semua
1,885,477
  • Dalam Rangka Hari Pramuka ke - 53 tahun 2014 Kak Adhyaksa Dault Mengajak Anggota Gerakan Pramuka Selfie Hari Ini Di Media Sosial (Facebook, Whatshap, bbm, path, dan lain-lain.....)
  • Sukseskan PERTIWANA Nasional IV Di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, 15-20 Desember 2014
  • Kunjungi dan Lakukan Input Data Dasar Anggota dan Akreditasi Gugusdepan secara olnine di www.akreditasi.gugusdepan.com

Nasional - 22 Nov 2012 - 04:40:00

Perkempinas Miliki Makna Penting Bagi Pembinaan Generasi Muda

481061_perkempinas 9.jpg

KOTAJAMBI ― Perkemahan Pramuka Putri Nasional (Perkempinas) II Tahun 2012 memilki makna sangat penting bagi pembinaan generasi muda di Indonesia, termasuk di Provinsi Jambi. Dengan Perkempinas anggota Pramuka digembleng pengetahuan kepramukaannya dan bersilaturrahim serta bertukar pengalaman, untuk meningkatkan rasa persaudaraan, persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai NKRI.

Demikian disampaikan Gubernur Jambi, Drs H Hasan Basri Agus MM dalam sambutanya pada pembukaan Perkempinas II 2012, di Bumi Perkemahan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, Minggu (18/11).

Gubernur berharap Perkempinas di Jambi dapat dijadikan barometer untuk mengukur tingkat kemampuan dan ketrampilan anggota Pramuka Putri di seluruh Indonesia, agar kegiatan Perkempinas di masa datang dapat dilaksanakan secara lebih terarah, efektif dan efisien. 

Dikatakan, seiring perkembangan zaman, Perkempinas sebagai kegiatan pembinaan Pramuka perlu penyesuaian dan penyempurnaan dengan cara-cara yang lebih inovatif. Kegiatan Perkempinas diharap dapat meningkatkan kesadaran anggota Pramuka dalam membangun karakter yang tangguh dan kuat, memilki rasa cinta bangsa dan cinta tanah air.

Menurut Gubernur, Gerakan Pramuka bertujuan untuk membentuk anggota Pramuka agar dapat menjaga dan membangun NKRI, mengamalkan Pancasila, memiliki pribadi yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, disiplin, melestarikan lingkungan hidup serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bansga guna menghadapi tantangan dan perubahan.

Perkempinas 2012 dengan tema “Cerdas Berkarya Menuju Pramuka Putri yang Mandiri” merupakan perkemahan tingkat nasional kedua kali diselenggarakan di Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra), Agung Laksono, dalam sambutannya tertulisnya yang dibacakan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof . Dr Windu Nurhayati M.Arts, Ph.D, mengatakan, Pramuka merupakan satu kesatuan yang utuh terikat dalam satu organisasi pendidikan non-formal, Gerakan Pramuka.

Dalam operasional kegiatan, antara Pramuka putri dan putra terdapat istilah satuan terpisah, lebih mengarah pada penciptaan sikap kemandirian dan lebih menuntut adanya kreatifitas tinggi oleh masing-masing satuan dalam menjalankan aktifitas latihan, pembinaan dan pengembangan.

Pramuka putri memiliki kedudukan dan kesempatan yang sama dalam melaksanakan aktifitas latihan maupun pembinaan dan pengembagan diri di masing-masing satuan (SGTD). Tak ada pembedaan antara putri dan putra. Hanya saja, secara nasional dan global, pembina Pramuka putri masih sedikit dibanding putra.

Agung Laksono berharap momentum Perkempinas 2012 dapat memotivasi peningkatan kuantitas dan kualitas Pramuka Putri. Dengan banyaknya timbul persoalan kemasyarakatan yang berdampak pada timbulnya masalah-masalah di kalangan kaum muda, seperti tawuran dan  kriminalitas, menandakan pendidikan karakter bangsa mendesak diperlukan.

Meskipun keterlibatan kaum putri dalam kriminalitas tidak sebanyak putra, tapi dengan dunia yang semakin global perlu antisipasi agar kaum perempuan tidak dieksploitasi kaum lainnya. Untuk itu, dalam kesetaraan gender, perlu ditingkatkan terus peran perempuan dalam segala aspek kehidupan berbangsa dan pembangunan nasional.

Dijelaskan, eksistensi seorang perempuan merupakan segmen yang urgen dari sebuah masyarakat. Harus diakui ada peran penting yang dimainkan kaum perempuan dalam memberi “warna” karakter pribadi-pribadi suatu masyarakat dan bangsa. Perempuan sanggup menjadikan bangsa unggul atau hancur.

“Sebuah bangsa atau masyarakat adalah komunitas yang terbentuk dari pribadi-pribadi. Yang membentuk karakter pribadi adalah keluarga. Siapa yang lebih banyak berperan dalam sebuah keluarga ? Tentu perempuan,” kata Agung dalam sambutannya.

Ketua Kwarnas Pramuka, Prof DR dr Azrul Azwar MPH, melaporkan, Perkempinas 2012 merupakan pertemuan para Pramuka Penegak dan Pandega Puteri Nasional berusia 16-25 tahun, diselenggarakan dari 17 sampai 23 Nopember 2012, di Bumi Perkemahan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi.

Perkempinas 2012 diikuti 1.461 peserta, ditambah pimpinan kontingen pendamping 38 orang, bindamping 25 orang, petugas pameran 15 orang dan peninjau 195 orang. Total seluruh warga perkemahan 1.727 orang dari 29 kwarda di Indonesia. Ada lima kwarda yang tidak dapat berpartisipasi, yakni Bali, Maluku, Maluku Utara dan Gorontalo.

Ketua Sangga Kerja (Ketua Pelaksana), Neni Nuraeni, menyampaikan, seluruh kegiatan yang dikembangkan dalam Perkempinas 2012 lebih dititik-beratkan pada pembinaan ketahanan spiritual, pendidikan ketrampilan keputrian, emosional, sosial, persaudaraan dan fisik, yang dikemas dalam bentuk perkemahan guna miningkatkan kualitas SDM Pramuka putri.

Adapun bentuk kegiatanya, kegiatan umum meliputi keagamaan, upacara dan apel, olahraga, persaudaraan, malam Bhineka Tunggal Ika dan korve. Kegiatan pengembangan wawasan meliputi seputar adat budaya Jambi, perdagangan anak dan perempuan, peran perempuan dalam pendidikan, komersialisasi citra perempuan di era globalisasi, ketahanan diri perempuan, inspirasi perempuan, pengembangan kepribadian dan entrepreneurship.

Kegiatan pengembangan ketrampilan meliputi ketrampilan saka-saka, kerajinan tangan khas Jambi, pembuatan obat-obat tradisional, pembuatan kosmetika alami, ketrampilan tanaman bonsai, pembuatan film, penyiaran televisi, fotografi dan jurnalisme masyarakat. Kegiatan wIsata dengan tajuk “Sehari di Kota Jambi”. Kegiatan seni-budaya meliputi pentas kontingen daerah dan apresiasi film yang berlangsung setiap malam selama perkempinas.

Kegiatan GDV meliputi pelestarian flora dan fauna, pemanasan global, energy terbarukan dan teknologi tepat-guna. Kegiatan-kegiatan tersebut dilaksanakan di main camp. Namun Perkempinas ini juga tersebar di beberapa sub-perkemahan, diantaranya Lubuk Beringin Kabupaten Bungo, Candi Muaro Jambi Kabupaten Muaro Jambi, Hutan Raya Bukit Sari Kabupaten Tebo, Taman Nasional Berbak Kabupaten Tanjung Jabung timur, Air Hitam Ulu Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Merangin, Alam Budayo Kabupaten Kerinci dan Jelajah Alam Bumi Sungai Gelam.

Turut hadir pada acara pembukaan, anggota DPR dan DPD-RI utusan Jambi, Sekretaris Menpora Yuli Mumpuni Widarso, Dirjen PAUD Kemendikbud Prof Dr Lidya Freyani Hawadi, Deputi V Kemenko Kesra Drs Sugi Hartatmo, anggota Forkompinda Provinsi Jambi, Bupati dan Walikota se-Provinsi Jambi, Kakwarda provinsi, kabupaten/kota se-Indonesia, Ketua TP PKK provinsi dan kabupaten/kota se-Provinsi Jambi dan undangan lainnya. (HMS)

[sumber berita: http://infojambi.com]

  • delicious
  • digg
  • facebook
  • google_buzz
  • reddit
  • stumble
  • twitter
  • rss
  • print
  • bookmark
  • email

Berikan Komentar


Nama :*
Email :*
Komentar :*
 
  (Masukkan 6 kode diatas* )

 


0 Komentar