Statistik Pengunjung

Online
2
Hari ini
1,018
Bulan ini
41,552
Semua
1,411,851
  • Selamat Atas Terpilihnya Kak Dr. H. Adhyaksa Dault M.Si sebagai Ketua Kwarnas 2013 - 2018.
  • Selamat Atas Pelantikan dan Pengukuhan Kepengurusan Kwarnas Gerakan Pramuka Masa Bakti 2013-2018 oleh Bapak Soesilo Bambang Yudhoyono, Presiden RI Selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka pada Tanggal 2 Juni 2014 di Istana Negara
  • Selamat Kepada Kak Yudha Adyaksa, Ketua DKN masa bakti 2013-2018 atas Dilantik dan Dikukuhkan Oleh Kak Adhyaksa Dault, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Semoga Kakak-Kakak dapat Menjalankan Tugas dan Amanah dengan Baik serta Dapat Bekerja Nyata Untuk Bangsa K
  • Segenap Pimpinan dan Pengurus Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1435 H
  • Selamat Atas Pelantikan dan Pengukuhan Majelis Pembimbing (Mabi) dan Pimpinan Saka Pramuka Pariwisata Masa Bakti 2014-2019 oleh Kak Adhyaksa Dault, Ka. Kwarnas Gerakan Pramuka pada Tanggal 4 Juli 2014 di Kantor Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI

Nasional - 17 Feb 2013 - 11:29:07

Didaulat Menjadi Duta Perdamaian, Harris Nizam Akui ini sebagai Pecutan

371554_IMG_0739name.JPG

“Dengan aku diberi kepercayaan seperti ini, aku harus berjuang lebih baik lagi, bukan untuk berbangga-bangga tetapi justeru menjadi sebuah pecutan buat aku,” tegas Harris

Sejak menggarap film pertamanya yang berjudul “Surat Kecil Untuk Tuhan” Harris Nizam bertekad untuk menjadi sutradara film yang bertanggungjawab secara moral. Artinya tak sekadar membuat film, namun membuat film yang memiliki pesan moral.

Seperti film “Surat Kecil Untuk Tuhan” (SKUT) yang digarap Harris dengan memasukkan pesan agar anak Indonesia tidak cengeng, “Bukan anak yang baru pilek sedikit sudah males sekolah,” ungkapnya. Sosok Keke dalam film itu yang meski sudah lumpuh dan berdarah-darah tetap bertekad menyelesaikan ujiannya di sekolah, divisualkan Harris agar mampu menjadi teladan. Hasilnya banyak sudah yang terinspirasi, bahkan Film SKUT dinobatkan sebagai “Film Terlaris Tahun 2011”

Di Hongkong, para Tenaga Kerja Indonesia (TKI)  tak ketinggalan memilih film ini sebagai film yang paling menginspirasi. Penghargaan di Hongkong dari para TKI itu pula lah yang mengantarkan dirinya menggarap film kedua “Haduk Berpola” saat nilai nasionalisme ingin ia sampaiakan kepada generasi muda.

Harris ingin lagu kebangsaan “Indonesia Raya” tak hanya menggetarkan jiwanya saat dinyanyikan bersama TKI di Hongkong saja, tetapi ia juga berharap merasakan rasa yang sama ketika di tanah air.

Karena keinginannya yang mulia itu pula, serta segudang aktivitas lainnya yang menginspirasi kaum muda, Kwarnas Gerakan Pramuka menilai Harris Nizam layak didaulat sebagai Duta Perdamaian/Messenger of Peace.

Bertepatan dengan kedatangan John, Geogeghan, Direktur World Scout Foundation ke Jakarta beberapa waktu lalu, Kak Harris berkesempatan memperlihatkan upaya dan kerjakerasnya selama ini melalui sebuah karya film di depan John.

Jadilah melalui upacara kecil yang dihadiri Penggalang dari Gudep yang berpangkalan di SMP 48 Jakarta Selatan dan SMP 76 Jakarta Pusat, John dengan bangga menyatakan Kak Hariis sebagai salah satu anak muda yang menginspirasi dan layak menjadi Duta Perdamaian.

Kendati bangga dan senang, Harris mengaku pemilihan dirinya sebagai Duta Perdamaian justeru dianggapnya sebagai sebuah pecutan untuk berkarya lebih baik lagi, “Dengan aku diberi kepercayaan seperti ini, aku harus berjuang lebih baik lagi, bukan untuk berbangga-bangga tetapi justeru menjadi sebuah pecutan buat aku,” tegas Harris, yang merupakan mahasiswa lulusan Institut Kesenian Jakarta.

 

[Humas Kwarnas/Dd]

Foto: Dok Humas Kwarnas/Hafiez Achmad

  • delicious
  • digg
  • facebook
  • google_buzz
  • reddit
  • stumble
  • twitter
  • rss
  • print
  • bookmark
  • email

Berita Lainnya
Berikan Komentar


Nama :*
Email :*
Komentar :*
 
  (Masukkan 6 kode diatas* )

 


0 Komentar