Statistik Pengunjung

Online
4
Hari ini
661
Bulan ini
61,397
Semua
1,886,933
  • Dalam Rangka Hari Pramuka ke - 53 tahun 2014 Kak Adhyaksa Dault Mengajak Anggota Gerakan Pramuka Selfie Hari Ini Di Media Sosial (Facebook, Whatshap, bbm, path, dan lain-lain.....)
  • Sukseskan PERTIWANA Nasional IV Di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, 15-20 Desember 2014
  • Kunjungi dan Lakukan Input Data Dasar Anggota dan Akreditasi Gugusdepan secara olnine di www.akreditasi.gugusdepan.com

Nasional - 05 Sep 2013 - 04:01:22

Aksi Pramuka Peduli Lingkungan: Pramuka Sahabat Mangrove

729259_tanam mangrove.JPG

Pramuka dan lingkungan yang tak terpisahkan dan berbagai perwujudan Satya dan Dasa Pamuka “Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia” menjadi pegangan bagi setiap anggota Gerakan Pramuka.

Nilai-nilai itu terus dikembangkan dan ditanamkan kepada setiap anggota Gerakan Pramuka. seperti melakukan kegiatan yang mengangkat tema tentang lingkungan.

Kali ini dengan mengangkat topik “Pramuka Sahabat Mangrove” yang dikemas dalam kegiatan yang bertajuk Aksi Pramuka Peduli Lingkungan. Kegiatan digelar di Desa Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada tanggal 31 Agustus 2013.

Aksi Pramuka Peduli Lingkungan ini sebagai rangkaian kegiatan memperingati Hari Pramuka ke-52 tahun 2013. Kegiatan ini mendapat dukungan dari kementerian Lingkungan Hidup dan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bekasi

Beda dengan aksi penanaman  mangrove sebelumnya, kali ini aksi penanaman mangrove dilaksanakan dengan sistem adopsi pohon, yaitu setiap pohon mangrove yang ditanam diberi nama sesuai dengan nama orang yang menanamnya dengan maksud agar yang bersangkutan bertanggungjawab terhadap pertumbuhan mangrove yang ditanamnya hingga besar. Jika pohon yang ditanam mati atau karena satu dan lain hal rusak atau hilang, maka ia bertanggungjawab untuk menggantinya dengan pohon yang baru.

Menurut ketua Pelaksana Aksi Pramuka Peduli Lingkungan, Ir. Adi Pamungkas, S.E, M.M yang juga Andalan Nasional bahwa penanaman dan pemeliharaan pohon mangrove ini berlangsung selama pohon tersebut hidup sampai besar, pohon ini tidak boleh ditebang atau dimusnahkan, sehingga lambat laun muncul hutan mangrove baru di kawasan pantai Muara Gembong.

Kawasan hutan mangrove ini nantinya dapat dijadikan kawasan konservasi pantai dan percontohan kegiatan Pramuka Peduli LIngkungan atau Saka Kalpataru dalam pembudidayaan mangrove, menjadi kawasan wisata mangrove lengkap dengan kuliner mangrove dan dapat dikembangkan lebih lanjut, kata Kak Adi Pamungkas.

Gerakan tanam 8.000 pohon mangrove dari 10.000 pohon mangrove yang direncanakan dipimpin oleh Wakil Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Bidang Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana, Eris Herryanto M.A. sebanyak 500 orang anggota Gerakan Pramuka dan mereka adalah anggota Gerakan Pramuka dari gugus depan yang berpangkalan di sekolah-sekolah Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi.

Hadir dalam kegiatan ini lain Kak Hatta, Waka Kwarnas Bidang Kepramukaan dan Saka, Kak Tri Bangun Laksana, Asisten Deputi Urusan Peningkatan Peran Masyarakat-Kementrian Lingkungan Hidup, Kwarcab Gerakan Pramuka Kab. Bekasi, Pinasaka Camat Muara Gembong, Andalan Nasional, staf Kwarnas Gerakan Pramuka.

Rangkaian kegiatan Aksi Pramuka Peduli Lingkungan juga digelar Aksi Pramuka Peduli Kesehatan dengan melancarkan pelayanan kesehatan gratis bagi warga masyarakat Desa Pantai Bahagia, Muara Gembong, Bekasi

[Text & Foto: Humas Kwarnas/Saiko]

  • delicious
  • digg
  • facebook
  • google_buzz
  • reddit
  • stumble
  • twitter
  • rss
  • print
  • bookmark
  • email

Berita Lainnya
Berikan Komentar


Nama :*
Email :*
Komentar :*
 
  (Masukkan 6 kode diatas* )

 


0 Komentar