+6221-3507645 faq sitemap contact


Breaking News
Setiap Pramuka Adalah Kantor Berita Ikuti Lomba Reportase Pramuka Total Hadiah 23 Juta, 21 Februari - 25 April 2017 Wujudkan Pramuka sebagai Pelaku Perubahan untuk Membangun Bangsa yang Bermartabat.
Senin, 01/05/2017
 LATEST TWEETS   

Live Report: The 9TH APR Scout Leaders Summit 2017
Ini Alasan Kenapa Bali Jadi Tuan Rumah APRS Leaders Summit 2017‎

Foto: Dok. Humas Kwarnas

Design: Tim Siber Pramuka

DENPASAR, PRAMUKA.OR.ID—‎Bangsa Indonesia patut berbangga karena Gerakan Pramuka terpilih sebagai tuan rumah pertemuan pimpinan Pramuka se-Asia Pasifik ke-9 atau the 9th Asia Pacific Regional Scout (APRS) Leaders Summit 2017, yang bertempat di Hotel Inaa Grand Bali Beach, Bali, 22-25 April 2017.

Kenapa Bali terpilih sebagai tuan rumah pertemuan itu? Menurut Ketua Panitia, Kak Brata T. Hardjosubroto, hal itu karena Bali memang sudah diputuskan pada Rapat Komite Pramuka Regional Asia-Pasifik di Jakarta, 9 April 2016.‎

Dalam pemungutan suara itu, dari 11 suara anggota Komite APRS, Gerakan Pramuka menerima 7 suara dukungan, dan mengalahkan Korea Selatan (2 suara), Bangladesh (1 suara ), dan Pakistan (0 suara). Ketua Komite APRS, Paul Parkinson dari Australia, sengaja tidak ikut memberikan suaranya.

Menurut Kak Brata, tentu saja ada pertimbangan rasional mengapa anggota Komite APRS memilih Bali. Salah satunya, karena orang tahu dan suka dengan daya tarik wisata-budaya Bali. ” Kita yakin itu karena Bali. Orang ingin dan suka ke Bali dengan berbagai daya tariknya,” jelas Kak Brata, di Sanur Bali (20/4).

Pertimbangan lain, karena pesaing lainnya dianggap kurang menarik. Korea Selatan misalnya, pada tahun 2015 sudah sudah menjadi tuan rumah Konferensi APRS. ‎Jadi orang bosan saja. Adapun Bangladesh dianggap masih kalah menarik dari Bali. Begitupun Pakistan yang tidak dipilih karena alasan keamanan.

Kak Brata berpendapat, terpilihnya Bali juga bisa meningkatkan pemasukan devisa negara melalui kegiatan pramuka. “Tak ada yang salah ngomongin Pramuka sambil liburan. Setelah capek berdiskusi, mereka bisa menyempatkan waktunya untuk jalan-jalan di Bali,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Kwarnas Bidang Hubungan Luar Negeri Kak Ahmad Rusdi menambahkan bahwa usulan menjadikan Indonesia (Bali) sebagai tuan rumah acara APRS Leader Summit 2017 sudah disampaikan pada acara sebelummnya di The 8th APRS Leaders Summit 2014 di Negombo, Sri Lanka.

“Saat itu saya berpikir, Indonesia harus berani menjadi tuan rumah, karena ‎orang tidak hanya boleh mengenal Gerakan Pramuka secara kuantitas tapi juga secara kualitas. Tentunya di mata internasional,” kata Kak Rusdi.

Saat mengusulkan menjadi tuan rumah APRS Leaders Summit, Kak Rusdi sempat menghubungi Kak Adhyaksa Dault. Dan alhamdulillah Ketua Kwarnas itu sangat mendukung. “Kegiatan ini membawa nama baik Indonesia dan reputasi Gerakan Pramuka. Mesikipun jauh, kegiatan ini tetap dekat di hati saya,” ujar Kak Rusdi yang saat ini menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Thailand.

Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka menerima kunjungan Duta Besar Korea Selatan di Kantor Kwarnas Gerakan Pramuka | Foto: Kak Fajrin/TIm SIber Pramuka

Dubes Korea Selatan Kagumi Gerakan Pramuka

By kwarnas / April 18, 2017 / 0 Comments