+6221-3507645 faq sitemap contact


Breaking News
Setiap Pramuka Adalah Kantor Berita Ikuti Lomba Reportase Pramuka Total Hadiah 23 Juta, 21 Februari - 25 April 2017 Wujudkan Pramuka sebagai Pelaku Perubahan untuk Membangun Bangsa yang Bermartabat.
Senin, 01/05/2017
 LATEST TWEETS   

Keren, Pramuka Wajo Jelaskan Filosofi Rumah Bugis Lewat Video

Sumber Foto: Instagram Kwarnas

PRAMUKA.OR.ID – Indonesia memiliki pusparagam budaya dan adat yang unik dan khas,salah satunya bentuk rumah adatnya. Rumah adat juga memiliki makna pada bentuk arsitekturnya, seperti rumah bugis. Makna dan filosofi rumah bugis ini dengan apik dijelaskan dalam video karya Pramuka dari Kwarcab Gerakan Pramuka Wajo, Sulawesi Selatan.

Video tersebut diunggah lewat akun instagram @gerakanpramuka. “Selamat pagi guys, semoga pagi ini tetap semangat yah. Pagi ini Kak @ayuurstt akan menyampaikan informasi seputar Filosofi rumah Bugis, seperti apa ya kira-kira? Yuk kita simak liputannya,” begitu caption dari akun resmi instagram Kwarnas Gerakan Pramuka, Selasa (11/4).

Video yang sudah ditonton 1730 orang tersebut dapat dilihat di https://www.instagram.com/p/BSuWy64gfx7/

 

 

Kak Yulistyah Rustan, reporter dalam video tersebut, menjelaskan bahwa rumah bugis dikenal dengan rumah sulapa’eppa’. Yaitu, rumah yang berbentuk persegi empat.

“Istilah sulapa’eppa’ dalam kehidupan masyarakat, bahwa segala sesuatu baru dikatakan sempurna dan lengkap jika memiliki sulapa’ eppa’. Unsur duniawi, yaitu api, air, tanah dan udara,” jelasnya.

Lanjut Kak Yulistyah, rumah bugis memiliki tiang yang menyangga rumah tersebut. “Jumlah tinganya menandakan status sosial masyarakat,” tambahnya.

“Dan, di bagian atas rumah yang disebut dengan botting langi, sebagai tempat penyimpanan hasil pertanian masyarakat. Itulah tadi filosofi rumah bugis yang tersirat dan penuh makna,” paparnya.

Video reportase tersebut merupakan karya peserta Lomba Video Reportase Pramuka yang diadakan Kwarnas Gerakan Pramuka. Andalan Nasional Gerakan Pramuka Bidang Kominfo, Kak Hariqo Wibawa Satria memaparkan, lomba ini akan ditutup pada Selasa, 25 April 2017, pukul 24.00 WIB.

“Sekali lagi, kami sampaikan bahwa lomba video reportase Pramuka ini sangat boleh diikuti dengan menggunakan kamera HP, tidak harus kamera DSLR/SLR,” pungkas Hariqo, Selasa (11/4). (MSA/Tim Siber Pramuka)

Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka menerima kunjungan Duta Besar Korea Selatan di Kantor Kwarnas Gerakan Pramuka | Foto: Kak Fajrin/TIm SIber Pramuka

Dubes Korea Selatan Kagumi Gerakan Pramuka

By kwarnas / April 18, 2017 / 0 Comments