+6221-3507645 faq sitemap contact
Breaking News
Setiap Pramuka Adalah Kantor Berita Wujudkan Pramuka sebagai Pelaku Perubahan untuk Membangun Bangsa yang Bermartabat.
Kamis, 17/08/2017
 LATEST TWEETS   

Alasan Pramuka Kerap Lakukan Aksi Kemanusiaan di Luar Negeri

Foto: Dok. Humas Kwarnas

Foto: Dok. Humas Kwarnas

JAKARTA, PRAMUKA.OR.ID – Gerakan Pramuka menjadi salah satu organisasi yang concern membantu masyarakat dalam menangani bencana, baik bencana alam maupun kemanusiaan. Aksi Pramuka Peduli ini tidak hanya dilakukan di Indonesia tetapi juga di luar negeri.

Hal ini seperti yang kerap dilakukan oleh Andalan Nasional Gerakan Pramuka Bidang Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana (Abdimasgana) Kak Eko Sulistio. Ia acap kali mewakili Kwartir Nasional Gerakan Pramuka melakukan aksi kemanusiaan di luar negeri.

Kepada Humas Kwarnas, ia mengungkapkan alasan kenapa kerap terlibat aksi kemanusiaan di luar negeri, di antaranya di Myanmar, Suriah, Ethiopia, Kenya, Somalia dan negara-negara Afrika lainnya.

“Pertama karena saya melihat di semua daerah di Indonesia sudah ada Pramuka Peduli yang siap kapan pun di mana pun membantu masyarakat yang sedang terkena bencana alam, baik diminta atau tidak diminta. Sehingga struktur bangunan organisasi kita ini sudah kuat,” ujarnya Minggu (18/6).

Alasan kedua, lanjut Kak Eko, dirinya punya banyak jaringan dengan beberapa negara donor. Karenanya, ia kerap diminta mereka membantu menyalurkan donornya dalam aksi kemanusiaan di negara-negara Afrika dan sebagian Asia. “Saya sendiri selalu diminta oleh negara donor. Jadi selagi ada kesempatan dan kita mampu, kenapa tidak,” jelasnya.

Ketiga, Eko menjelaskan bahwa organisasi kepanduan (di Indonesia disebut Gerakan Pramuka, red) tidak hanya ada di Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia dengan nama WOSM. Untuk itu, Kak Eko berharap dengan aksi kemanusiaannya itu ia bisa membawa nama baik Gerakan Pramuka di mata dunia.

“Yang saya lakukan juga semata-mata untuk membawa nama baik Indonesia dan Gerakan Pramuka di tingkat internasional,” jelasnya.

Kak Eko menegaskan, meski kerap berada di luar negeri, ia juga tidak abai dengan aksi kemanusiaan di Indonesia. Bahkan ia beberapa kali terlibat di dalamnya. “Jadi sebenarnya bukan hanya fokus di luar negeri, tetapi juga di dalam negeri,” tukasnya.

Saat ini Kak Eko masih berada di Myanmar menyalurkan bantuan pangan kepada para muslim Rohingya. Seperti halnya di negara-negara Afrika, bencana kemanusiaan di Myanmar juga tidak kunjung selesai atau membaik. Mereka selalu mendapat perlakuan diskriminatif dari aparat dan pemerintah. (HA/AGUS)