+6221-3507645 faq sitemap contact
Breaking News
Setiap Pramuka Adalah Kantor Berita Wujudkan Pramuka sebagai Pelaku Perubahan untuk Membangun Bangsa yang Bermartabat.
Minggu, 19/11/2017
 LATEST TWEETS   

Ini Kegiatan Menarik di Jambore ASEAN ke-6

Foto: Dok. Humas Kwarnas

Foto: Dok. Humas Kwarnas

JAKARTA, PRAMUKA.OR.ID – Kwartir Nasional Gerakan Pramuka akan mengirimkan 135 peserta dalam kegiatan Jambore ASEAN ke-6 atau 6th ASEAN Scout Jamboree 2017 yang berlangsung pada 27 November–2 Desember di Energy Park, Tagum City, Davao del Norte, Filipina.

Andalan Nasional Kwarnas Urusan Hubungan Luar Negeri Kak Indo Reyano mengatakan, banyak kegiatan menarik selama Jambore ASEAN nanti. Kegiatan itu sedikit berbeda dari kegiatan-kegiatan perkemahan yang selama ini kerap diadakan di dalam negeri.

Misalnya, dalam Jambore negara-negara Asia Tenggara itu ada materi mengenal agama-agama dan kepercayaan di ASEAN, sosialisasi kampung ramah lingkungan, festival olahraga dan permainan tradisional, manajemen pengurangan risiko bencana, parade budaya, dan festival kuliner negara-negara ASEAN. “Bahkan, nanti juga ada kegiatan pencarian bakat Pramuka ASEAN,” ujar Kak Indo, saat dihubungi, Selasa (14/11/2017).

Gerakan Pramuka, kata dia, bisa menggunakan kesempatan ini untuk mempromosikan kekayaan Indonesia. Misalnya dalam hal kebudayaan, kuliner, dan keragaman agar dikenal seluruh negara-negara ASEAN. “Ini kesempatan emas bagi Gerakan Pramuka untuk bisa memanfaatkan momentum ini untuk mempromosikan kebudayaan Indonesia yang begitu besar,” jelasnya.

Di luar itu, tandasnya, banyak manfaat yang bisa diambil dari kegiatan ini. Di antaranya, peserta bisa berinteraksi dengan peserta dari negara lain. Ragam perbedaan dan latar belakang dari masing-masing negara akan menambah wawasan mereka untuk saling mengenal.

“Lebih dari itu yang pasti pengalaman, banyak ilmu dan hal-hal baru yang mereka dapatkan saat berinteraksi dengan peserta dari negara lain. Saya rasa bukan hanya kita, negara lain juga punya rasa ingin tahu tentang Indonesia,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Kwarnas Gerakan Pramka Kak Adhyaksa Dault berpesan kepada Pramuka peserta Jambore ASEAN yang akan berangkat ke Filipina agar tidak minder dan membangun jaringan dengan Pramuka-Pramuka luar negeri.

“Anak-anak Pramuka Indonesia tidak boleh minder bertemu dengan siapa pun. Kita bangsa besar dengan sejarah yang gemilang. Bangun jaringan, ikut perkemahan di luar negeri itu salah satu manfaatnya untuk membangun jaringan. Jangan hanya berteman dengan teman satu tenda atau satu negari. Cari teman sebanyak-banyaknya dari negara lain. 20 tahun kemudian bisa jadi kenalan adik-adik itu akan bertemu kembali di forum-forum internasional,” ungkapnya.

Diketahui, pendaftaran peserta Jambore ASEAN sudah resmi ditutup. Peserta adalah Pramuka Penggalang dan Penegak putra-putri usia 12-17 tahun. Salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk bisa mengikuti kegiatan ini adalah mampu berbahasa Inggris, memiliki Tanda Anggota Gerakan Pramuka, dan mampu membayar sendiri. (HA/AK)