+6221-3507645 faq sitemap contact
Breaking News
Setiap Pramuka Adalah Kantor Berita Wujudkan Pramuka sebagai Pelaku Perubahan untuk Membangun Bangsa yang Bermartabat.
Jum'at, 23/06/2017
 LATEST TWEETS   

Ini Peristiwa Unik Saat Pramuka Melakukan Aksi Kemanusiaan di Somalia

Foto: Dok. Humas Kwarnas

Foto: Dok. Humas Kwarnas

JAKARTA, PRAMUKA.OR.ID – Ada peristiwa menarik saat Andalan Nasional Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Kak Eko Sulistyo menyalurkan bantuan untuk pengungsi di Somalia, yakni menyaksikan seorang bayi mungil yang baru lahir di tengah bencana kekeringan dan kelaparan.

Kak Eko kaget karena awalnya ia melihat seorang Ibu membasahi kain kecil di sampingnya, dengan air yang diambil dari botol bekas air mineral. Ketika Kak Eko mendekati ibu tersebut ternyata muncul kepala bayi didekapannya. Diketahui ibu itu sedang membasahi kepala bayi agar tidak kepanasan.

“Alangkah kagetnya saya, Subhanalloh, ternyata menyembul kepala bayi yang masih merah,” kata Kak Eko, saat dihubungi lewat telepon selulernya. Sabtu, (20/05/2017).

Ibu tersebut bernama Umi Sarifah Binti Husen yang baru 5 hari melakukan persalinan. Menurut Kak Eko, proses persalinan Umi Sarifah berjalan dengan normal, tanpa bantuan dokter maupun bidan. Ia hanya dibantu oleh tetangga sesama pengungsi. Hal itu dikarenakan keterbatasan tim medis di camp pengungsian.

“Alhamdulillah Umi Sarifah dan bayinya kondisinya sehat,” ucapnya.

Umi Sarifah Binti Husen adalah salah satu dari ribuan pengungsi korban bencana kelaparan dan kekeringan, serta adanya perang saudara di Somalia. Ia bersama pengungsi lainnya melakukan eksodus dari distrik tempatnya tinggal, yang berjarak ratusan kilometer menuju Mogadishu , Somalia untuk mencari bantuan.

“Umi Sarifah adalah salah satu pengungsi dari ribuan pengungsi yang melakukan eksodus dari distrik tempatnya tinggal, dan mengungsi ke Mogadishu untuk mencari bantuan,” terang Kak Eko.

Menurut Kak Eko, perjalanan Umi Sarifah dari tempat tinggalnya ke camp pengungsian ditempuh selama tujuh hari. Sesampainya di Mogadishu, dia menempati camp pengungsian Kalkaal. Dua hari berada di camp pengungsian, Umi Sarifah melahirkan.

“Perjalanan Umi Sarifah, dari tempat tinggalnya ke Mogadishu ditempuh selama tujuh hari, sesampainya di Mogadishu, selang dua hari kemudian Umi Sarifah melahirkan,” pungkasnya.

Rencananya Kak Eko akan berada di Somalia sampai Bulan Ramadhan mendatang, sejak keberangkatannya dari Jakarta pada tanggal 14 Mei 2017. (Mus/Tim Siber Pramuka)