+6221-3507645 faq sitemap contact
Breaking News
Setiap Pramuka Adalah Kantor Berita Wujudkan Pramuka sebagai Pelaku Perubahan untuk Membangun Bangsa yang Bermartabat.
Selasa, 16/10/2018
 LATEST TWEETS   

Jadi Kader Pengaman Makanan, Pramuka NTT Teken MoU dengan BPOM

 Kwarnas  5 Agustus 2018  92 views

penandatanganan MoU antara Kwarda NTT dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi NTT (Foto: Dok. Humas Kwarda NTT)

JAKARTA, PRAMUKA.OR.ID – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Nusa Tenggara Timur (NTT) mengadakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada 3-5 Agustus 2018 di Aula Kwarda NTT, Kota Kupang. Dalam acara tersebut dilakukan penandatanganan MoU antara Kwarda NTT dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi NTT.

Ketua Kwarda NTT Kak Lusia Adinda Lebu Raya mengatakan, MoU ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang sudah ditandatangani antara Kwarnas Gerakan Pramuka dan BPOM Pusat. Peran Pramuka dalam kerja sama ini adalah sebagai relawan yang siap mengawasi obat dan makanan.

“Dalam kerja sama ini Pramuka punya peran mensosialisasikan dan membuat kegiatan yang berhubungan dengan penyadaran publik mengenai obat dan makanan yang layak atau tidaknya, serta mengajarkan pola hidup masyarakat untuk selalu teliti dalam melihat kadaluarsa suatu barang,” ujar Kak Lusia saat dihubungi, Minggu (5/8/2018).

Menurutnya, paling tidak dengan kerja sama ini, Pramuka lebih bisa bersikap hati-hati setiap membeli produk makanan atau obat dengan memerhatikan atau melakukan cek kemasan dalam kondisi baik, membaca informasi produk pada label, dan memastikan produk tersebut memiliki izin edar serta mengecek masa kedaluwarsanya (CEK KLIK).

“Dengan begitu anak-anak Pramuka khususnya di NTT bebas dari makanan-makanan yang tidak sehat,” jelasnya.

Ruang lingkup kerja sama antara lain melaksanakan promosi dan sosialisasi keamanan pangan, KIE keamanan pangan, di mana pada implementasinya Pramuka Sadar Pangan Aman (Pramuka SAPA) akan membantu masyarakat memastikan pangan yang beredar di masyarakat aman dikonsumsi melalui CEK KLIK dan dapat melaporkan pangan yang rusak atau kedaluarsa melalui Aplikasi Pramuka SAPA.

“Pramuka juga berperan sebagai fasilitator penerapan keamanan pangan di sekolah. Setiap Pramuka adalah kantor berita. Pada akhirnya, Pramuka sebagai pelaku perubahan sangat penting dalam membangun kepedulian masyarakat dan mewujudkan pangan yang aman,” tandas Kak Lusia.

Tidak hanya itu, kepada 18 Kwartir Cabang yang hadir, Kak Lusia yang juga menjabat Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Bidang Kominfo mengajak Pramuka untuk aktif dalam memerangi radikalisme dan hoax di media sosial. Caranya dengan terus memproduksi konten-konten positif di media sosial. (HA/AK)