+6221-3507645 faq sitemap contact
Breaking News
Setiap Pramuka Adalah Kantor Berita Wujudkan Pramuka sebagai Pelaku Perubahan untuk Membangun Bangsa yang Bermartabat.
Kamis, 19/10/2017
 LATEST TWEETS   

Konferensi Pers Kwarnas Gerakan Pramuka Dalam Rangka Lomba Tingkat Lima (Lt-V) Gerakan Pramuka, di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta Pada 22 – 28 Oktober 2017

Foto: Dok. Humas Kwarnas

Foto: Dok. Humas Kwarnas

Kamis, 12 Oktober 2017, di Kantor Kwarnas Gerakan Pramuka, Jalan Medan Merdeka Timur, No. 6, Jakarta Pusat

Salam Pramuka. Sebelumnya, kami haturkan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas kehadiran Kakak-kakak redaktur pelaksana dan wartawan dalam Konferensi Pers ini. Berikut kami sampaikan beberapa hal terkait Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang Lima, yang selanjutnya disingkat LT-V Gerakan Pramuka.

A. MENGAPA LT-V GERAKAN PRAMUKA BEGITU DINANTI?. Salah satu kegiatan yang paling menarik di Gerakan Pramuka adalah LT-V. Kegiatan ini begitu dinanti dan prestisius, karena berjenjang dan sangat ketatnya seleksi regu yang bisa mengikutinya. LT-V akan diadakan Kwarnas Gerakan Pramuka pada 22 – 28 Oktober 2017, di Bumi Perkemahan Pramuka, Cibubur, Jakarta. LT-V ini dilaksanakan setiap lima tahun sekali. Peserta kegiatan ini adalah Pramuka Penggalang yang tergabung dalam satu regu, baik regu putra maupun regu putri dengan usia 11-15 tahun. Seperti kegiatan Gerakan Pramuka lainnya yang di luar ruangan, LT-V dilaksanakan dengan cara rekreatif, kreatif, edukatif dan kompetitif.

B. REGU MANA YANG BISA MENGIKUTI LT-V?. Regu yang bisa mengikuti LT-V adalah regu berprestasi tinggi atau yang menjuarai empat Lomba Tingkat (LT) sebelumnya, yaitu: LT-I (tingkat Gugus Depan), LT-II (tingkat Kwartir Ranting/Kecamatan), LT-III (tingkat Kwartir Cabang/Kota atau Kabupaten), dan LT-IV (tingkat Kwartir Daerah/Provinsi). Jadi, LT-V adalah pertemuan dan perlombaan antar regu penggalang terbaik dari setiap Provinsi / Kwartir Daerah di Indonesia. Masing-masing Kwarda mengutus regu putra dan regu putri dengan jumlah anggota regu sebanyak delapan orang. Ibarat pertandingan sepakbola, LT-V adalah ‘Piala Dunianya’ Pramuka.

C. Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Kak Adhyaksa Dault menjelaskan, semua kegiatan di Gerakan Pramuka dilakukan dengan persiapan panjang. Karena kegiatan Pramuka ini banyak di luar ruangan, kepanitiaan juga dari Pramuka sendiri tanpa event organizer (EO). Semuanya harus dipikirkan, seperti cuaca, kondisi lapangan, air bersih, tempat ibadah, medan penjelajahan, hingga nyamuk, ular dan hewan berbahaya lainnya. Hal yang sama juga dilakukan di daerah dalam banyak perkemahan, termasuk dalam LT-I, LT-II, LT-III, dan LT-IV. Saya pastikan Pramuka yang hadir di Cibubur adalah Pramuka-Pramuka pilihan.
Kak Adhyaksa melanjutkan, lebih dari sekadar kompetisi, LT-V ini mempertemukan anak-anak muda terbaik di Indonesia dengan tujuan meningkatkan interaksi di antara mereka, mendorong kerjasama di antara mereka, sehingga peran Pramuka sebagai kader Pancasila dan perekat NKRI semakin meningkat. “LT-V bukan hanya perlombaan antar regu. Di sini, adik-adik Pramuka langsung belajar dan mempraktekan nilai-nilai luhur dari bangsa kita Indonesia, seperti: musyawarah, gotong-royong, belajar mendengar, belajar menyampaikan pendapat, menjadikan perbedaan sebagai kekuatan, dll. Nilai-nilai luhur tersebut bukan hanya teori, tapi langsung dipraktekkan di lapangan.

Bisa dilihat dilapangan, regu yang datang ke LT-V bukan regu yang baru dibentuk, mereka adalah Regu yang telah teruji dalam LT-I, LT-II, LT-III, LT-IV. Masing-masing regu punya “ilmu manajemen” sendiri-sendiri dalam merawat kekompakan, mengelola perbedaan, dan kebanyakan ilmu itu didapatan bukan dari buku melainkan di lapangan. Ini salah satu keunikannya.

“Kekuatan dan kelebihan dari kegiatan luar ruangan adalah, apa yang mereka lihat, rasakan, lakukan selama di alam bebas menjadi ilmu bagi mereka. Selain itu, interaksi dan partisipasi peserta didik juga meningkat, lebih dari itu mereka punya solidaritas dan kepekaan sosial,” demikian dari Kak Adhyaksa Dault, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka.

D. APA SAJA YANG DILOMBAKAN?

  1. Pendaftaran dan penilaian Administrasi Regu
  2. Penjelajahan Rimba
  3. Membuat Obat Tradisional
  4. Penggunaan Media Sosial
  5. Halang Rintang
  6. Masak Rimba
  7. Pidato Bela Negara
  8. Packing
  9. Perkemahan
  10. Jelajah Budaya
  11. Cerita Kemah
  12. Upacara Pembukaan
  13. Permainan Persaudaraan
  14. Pionering
  15. Semboyan dan Isyarat
  16. Menaksir
  17. Cerita Unggun
  18. SurvivalBivak
  19. Jelajah Istana
  20. Senam Pramuka
  21. Merakit Robot
  22. Kreasi Seni
  23. Melukis
  24. Hasta Karya
  25. Debat Kenegaraan
  26. Reportase Kegiatan
  27. Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K)
  28. Panjat Dinding
  29. Memanah
  30. Renang
  31. Forum Penggalang
  32. Karnaval
  33. Festival Kuliner Nusantara
  34. Upacara Penutupan sekaligus Peringatan Hari Sumpah Pemuda

E. PERBEDAAN DENGAN LT-V SEBELUMNYA
Dibanding LT-V edisi sebelumnya, LT-V tahun ini cukup berbeda. Selain lokasi lomba yang lebih menantang, LT-V kali ini didesain dengan menyesuaikan perkembangan zaman dan generasi Z. “Pendaftaran, beberapa hal yang akan dilombakan, hingga semua informasi dan penugasan akan memaksimalkan penggunaan IT. Apa yang diwariskan oleh Kakak-Kakak pembina Pramuka terdahulu tetap kita pertahankan dengan beradaptasi dengan perkembangan zaman dan tantangan ke depan, ungkap Wakil Ketua Kwarnas Bidang Pembinaan Anggota Muda (Binamuda), Kak Budi Prayitno.

F. KEKHASAN LT-V DIBANDING LOMBA-LOMBA DI LUAR GERAKAN PRAMUKA
LT-V memiliki kekhasan tersendiri. Pertama, LT-V sarat akan nilai-nilai pendidikan. Juara bukan tujuan utama, melainkan proses dan nilai-nilai persaudaraan yang lebih dikedepankan. Kedua, jika di luar Kwarnas Gerakan Pramuka biasa menyebut pemenang sebagai ‘juara’, di LT-V menggunakan istilah ‘prestasi’ untuk menyebut pemenang. Regu peraih nilai tertinggi di LT-V biasa disebut berprestasi tinggi, kemudian regu berprestasi baik, dan regu berprestasi sedang untuk peringat ketiga.

“Kata ‘juara’ tak dipakai di LT-V karena ingin menghindari juara sebagai tujuan satu-satunya. Sebab, LT-V ini juga ingin menanamkan semangat kebersamaan, saling berbagi, sportif, dan tidak menunjukkan ego pribadi maupun kelompok. Meskipun bersaing, peserta LT-V tetap dalam nuansa kebersamaan dan persaudaraan. Apalagi, tema yang diangkat pada LT-V Tahun 2017 ini adalah ‘Persaudaraan, Mandiri, Prestasi,’” ungkap Kepala Pusdiklatnas Gerakan Pramuka, Kak Suyatno.

Ketiga, tanda prestasi dari tiap mata lomba adalah Wimpel. Ini yang membedakan dari lomba kebanyakan yang biasanya berupa piala atau medali. Wimpel sendiri berbentuk kain menjuntai ke bawah yang berbeda warna untuk tiap tingkatan prestasinya, untuk kemudian dipasangkan di tongkat pemimpin regu. Semakin banyak prestasi mata lomba yang didapat sebuah regu, semakin banyak pula wimple yang terpasang di tongkat.

G. LT-V DARI MASA KE MASA

  1. LT-V ke-I dilaksanakan di Cijantung, Jakarta pada 1-4 Agustus 1966
  2. LT-V ke-II dilaksanakan di Cibubur, Jakarta pada 7-14 Agustus 1982
  3. LT-V ke-III dilaksanakan di Cibubur, Jakarta pada 9-14 Agustus 1987
  4. LT-V ke-IV dilaksanakan di Cibubur, Jakarta pada 12-20 Desember 1990
  5. LT-V ke-V dilaksanakan di Cibubur, Jakarta pada 12-17 Desember 1994
  6. LT-V ke-VI dilaksanakan di Cibubur, Jakarta pada 5-9 Juli 1998
  7. LT-V ke-VII dilaksanakan di Cibubur, Jakarta pada 5-11 Juli 2002
  8. LT-V ke-VIII dilaksanakan di Cibubur, Jakarta pada 24-30 Juli 2007
  9. LT-V ke-IX dilaksanakan di Cibubur, Jakarta pada 7-13 Juli 2012
  10. LT-V ke-X akan dilaksanakan di Cibubur, Jakarta pada 22-28 Oktober 2017.

Narahubung: Kak Hariqo: 081289001636; Kak Samsul: 085201459950; Kak Agus: 081218881812; Kak Nurul: 081210881010.