+6221-3507645 faq sitemap contact
Breaking News
Setiap Pramuka Adalah Kantor Berita Wujudkan Pramuka sebagai Pelaku Perubahan untuk Membangun Bangsa yang Bermartabat.
Selasa, 22/05/2018
 LATEST TWEETS   

Perkuat Citra demi Misi WOSM, Pramuka AsPac Gelar Lokakarya

 Kwarnas  8 Maret 2018  353 views
Ketua Komite Pramuka Asia-Pasifik Mr Paul Parkinson memberikan penghargaan kepada kelompoknya Kak Hariqo sebagai pemenang kontes berceritera tentang kisah sukses Pramuka dalam "APR Workshop on Strengthening Internal and External Communication" di Bangkok, Oktober 2016. (Foto: Dok. Humas Kwarnas)

Ketua Komite Pramuka Asia-Pasifik Mr Paul Parkinson memberikan penghargaan kepada kelompoknya Kak Hariqo sebagai pemenang kontes berceritera tentang kisah sukses Pramuka dalam “APR Workshop on Strengthening Internal and External Communication” di Bangkok, Oktober 2016. (Foto: Dok. Humas Kwarnas)

JAKARTA, PRAMUKA.OR.ID – Pramuka Regional Asia-Pasifik akan menyelenggarakan Lokakarya tentang _“(Bagaimana) Menguatkan Citra Pramuka melalui Penerapan dan Pengelolaan Merek (Pramuka)”_ di Kuala Lumpur, Malaysia, 7-10 Mei 2018, yang bertujuan membantu pencapaian misi Organisasi Gerakan Pramuka Dunia (WOSM) dalam merekrut dan me-retensi 100 juta anak muda pada 2023.

Lokakarya berjudul “APR Workshop on Creating Impact through Brand Positioning and Advocacy” itu diselenggaraan oleh Sub-komite “Scouting Profile” Regional Asia-Pasifik (APR-WOSM), di gedung YMCA, Brickfields, Kuala Lumpur, yang letaknya berdekatan dengan kantor Biro Pramuka Dunia (WSB), dan diharapkan akan diikuti sekitar 50 peserta dari 27 National Scout Organisation (NSO) di APR-WOSM, termasuk Gerakan Pramuka Indonesia.

“WOSM saat ini fokus pada pencapaian Misi 2023. Untuk itu maka Lokakarya ini akan membahas cara-cara pencapaian misi tersebut dengan membahas penerapan strategi CSE (Communication and Strategic Engagement), juga prinsip _Marrakech Charter_ dalam kerjasama dan kemitraan, serta bagaimana membangun dan menguatkan citra Pramuka melalui pengelolaan merek, melalui komunikasi global, melalui program Pramuka yang tepat (Better World Framework), melalui aksi-aksi kemanusiaan, melalui pendekatan dengan pemangku kepentingan dan KOL (Key Opinion Leaders), melalui media sosial maupun konvensional, serta melalui kisah-kisah sukses Pramuka, dan melalui riset tentang citra dan reputation Pramuka,” kata Kak Kak Brata T. Hardjosubroto, Ketua  Sub-komite “Scouting Profile” Regional Asia-Pasifik (APR-WOSM), Kamis (8/3).

Andalan Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka Kak Luqman, Kak Brata dan Kak Hariqo dalam “APR Workshop on Strengthening Internal and External Communication” di Bangkok, Oktober 2016. (Foto: Dok. Humas Kwarnas)

Andalan Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka Kak Luqman, Kak Brata dan Kak Hariqo dalam “APR Workshop on Strengthening Internal and External Communication” di Bangkok, Oktober 2016. (Foto: Dok. Humas Kwarnas)

Lokakarya mengambil tema yang dipetik dari ajakan Bapak Pramuka Dunia, Baden Powell: “Looking wider for greater influence and impact of Scouting – and telling our story” (Melihatlah secara lebih luas guna menguatkan daya tarik Pramuka – dan ceriterakan kisah sukses kita).

Ini merupakan lokakarya ke-3 yang diselenggarakan Sub-komite Scouting Profile Regional Asia-Pasifik (APR-WOSM) sepanjang masa kepengurusan trinium 2015-2018. “Lokakarya sebelumnya adalah “APR Workshop on Strategic Partnership” di Mouchak, Bangladesh, 10-13 Oktober 2017, dan sebelumnya lagi “APR Workshop on Strengthening Internal and External Communication” di Bangkok, Thailand, 11-14 Oktober 2016,” kata Kak Brata yang juga Andalan Nasional Gerakan Pramuka urusan Hubungan Luar Negeri.

Seusai mengikuti lokakarya, peserta diharapkan mampu membantu NSO-nya dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas program dan kegiatannya, dengan menerapkan prinsip dan strategi penguatan “Scouting Profile” atau profil / citra Pramuka yang dapat memudahkan upaya merangkul (merekrut) dan mempertahankan (me-retensi) anggota Pramuka.

Menurut Kak Brata tantangan Pramuka ke depan semakin besar. Karenanya dalam lokakarya tersebut juga akan dibahas penggunaan multimedia untuk penguatan organisasi, dan juga strategi komunikasi dalam membangun mitra kerja dengan pihak eksternal.

“Merek Pramuka sebagai organisasi dunia yang memiliki sejarah dan pengabdian besar bagi masyarakat sejak dirintis oleh Baden Powell pada 1907 perlu diperkuat dan dipertahankan,” jelas mantan Vice President – Head of Public Relations PT Nestlé Indonesia itu, yang telah pensiun sejak 2015.

Ketua Komite Pramuka Dunia (World Scout Committee) Mr Craig Turpie asal United Kingdom mengatakan, workshop ini sangat bermanfaat dan topiknya menarik. “Looks like it could be a very useful workshop. The topics being covered look interesting,” katanya kepada Kak Brata melalui FB Messenger, saat salju dingin sedang membungkus Eropa.

Sementara Mr Joao Armando Goncalves asal Portugal, Ketua Komite Pramuka Dunia (World Scout Committee) 2014-2017, memuji topik bahasan workshop ini, dan mengatakan bahwa penguatan citra Pramuka merupakan hal yang krusial belakangan ini. Mr Joao memahami bahwa citra Pramuka berpotensi untuk menurun sejalan dengan banyaknya pilihan lain yang lebih menarik bagi anak muda dalam era revolusi industri ke-4 yang disebabkan pesatnya kemajuan dan perkembangan teknologi informasi belakangan ini.

“Bagus sekali (workshop ini). Dan memang topik yang penting akhir-akhir ini. Semoga sukses!” kata Mr Joao. (HA/AK)