+6221-3507645 faq sitemap contact
Breaking News
Setiap Pramuka Adalah Kantor Berita Wujudkan Pramuka sebagai Pelaku Perubahan untuk Membangun Bangsa yang Bermartabat.
Selasa, 25/09/2018
 LATEST TWEETS   

Pramuka Dunia akan Kembali Kunjungi Kwarnas, ini Agendanya

 Kwarnas  30 Agustus 2018  188 views

Sekretaris Jenderal Gerakan Kepanduan Sedunia, World Organization of the Scout Movement (WOSM), Kak Ahmad Al-Hendawi saat berkunjung ke Cibubur, Jakarta, Senin (13/8) | Foto: Dok. Humas Kwarnas

JAKARTA, PRAMUKA.OR.ID – Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka akan kembali kedatangan tamu dari World Organization of the Scout Movement (WOSM) atau Organisasi Pramuka Dunia pada 6-8 September 2018. Mereka tergabung dalam Tim Global Support Assessment Tools (GSAT).

Andalan Nasional Kwarnas Urusan Hubungan Luar Negeri Kak Brata T Hardjosubroto menjelaskan, kedatangan Tim GSAT untuk melakukan dialog, tukar pikiran terkait sistem manajemen yang diterapkan Gerakan Pramuka sekaligus melakukan audit.

“Mereka melakukan tanya jawab berbagai aspek manajemen dari Gerakan Pramuka. Jadi tim itu bukan hanya meneliti atau mengaudit Gerakan Pramuka tapi juga semua organisasi Pramuka di berbagai negara di dunia,” ujar Kak Brata saat dihubungi, Kamis (30/8/2018).

Menurutya, ini sangat bagus karena Gerakan Pramuka akan dilakukan audit dari berbagai hal, misalnya tetkait manajemen keuangan, organisasi, dan juga administrasi. Tujuannya agar Gerakan Pramuka juga memiliki standar yang baik secara internasional.

“Mereka datang untuk melihat bagaimana Gerakan Pramuka ini dikelola secara baik,” jelasnya.

Namun, Kak Brata menjelaskan, kedatangan tim GSAT bukan untuk memberikan penilaian rentang sistem manajemen Gerakan Pramuka dan dibandingkan dengan nagara lain. Artinya, tidak ada penilaian baik-buruk, karena model kepramukaan di berbagai negara berbeda-beda.

“Jadi kedatangan mereka bukan untuk menilai baik-buruknya Gerakan Pramuka. Tapi hanya sekedar sharing mana yang harus diperkuat. Karena model pengelolaan Pramuka di Indonesia belum tentu pas diterapkan di negara lain,” jelasnya.

Bisa jadi, kata dia, tim audit ini bisa belajar sesuatu hal yang positif dari Gerakan Pramuka. Misalnya Pramuka di Indonesia masih sangat diminati oleh peserta didik dengan jumlah anggota terbanyak di dunia. Ini artinya ada kelebihan dari sistem pendidikan kepramukaan di Indonesia yang tidak dimiliki negara lain.

Sebelumnya, Tim GSAT juga pernah datang ke Kwarnas pada tahun 2013 lalu. Kali ini ada dua orang yang akan datang ke Kwarnas, yakni Dr. Ie Bin Lian dan Robert Joundain. Kak Brata berharap, Tim GSAT bisa mengunjungi Bumi Perkemahan Pramuka di Cibubur, dan melihat salah satu Gugus Depan di Jakarta. (HA/AK)