+6221-3507645 faq sitemap contact
Breaking News
Setiap Pramuka Adalah Kantor Berita Wujudkan Pramuka sebagai Pelaku Perubahan untuk Membangun Bangsa yang Bermartabat.
Minggu, 19/11/2017
 LATEST TWEETS   

Live Report: The 9TH APR Scout Leaders Summit 2017
Spirit “Setiap Pramuka adalah Kantor Berita” Dipromosikan di Pertemuan Pimpinan Pramuka se-Asia Pasifik

Foto: Dok. Humas Kwarnas

Foto: Dok. Humas Kwarnas

DENPASAR—Semboyan “Setiap Pramuka adalah Kantor Berita” dipromosikan secara special dalam dalam Pertemuan Pimpinan Pramuka se-Asia Pasifik ke-9 di Bali (24/4). Andalan nasional bidang Hubungan Luar Negeri, Kak Brata T Hardjosubroto, yang sekaligus Ketua Sub Komite bidang Komunikasi Komite Pramuka se-Asia Pasifik memaparkan secara langsung semboyan ini ketika menjelaskan berbagai terobosan Gerakan Pramuka di bidang komunikasi.

“Semboyan ini untuk membangun kesadaran anak-anak Pramuka ‎agar lebih aktif memberitakan berbagai kegiatan kepramukaannya,” jelas Kak Brata di depan delegasi 30 negara yang hadir di pertemuan pimpinan pramuka se-Asia Pasifik.

Kak Brata menjelaskan bahwa semboyan itu dilatarbelakangi oleh banyaknya kegiatan pramuka di Indonesia setiap minggunya yang perlu dipublikasikan. Apalagi dengan kenyataan bahwa Indonesia merupakan organisasi pramuka terbesar di Indonesia dengan 21,7 juta anggotanya.

Dengan begitu, diharapkan pemberitaan kegiatan kepramukaan bisa lebih massif lagi, dan kontribusi pramuka terhadap peristiwa di sekitarnya juga lebih terasa. Salah satu caranya dengan mempromosikan potensi daerahnya, baik itu menyangkut pariwisata alam, kuliner, budaya‎, ataupun kearifan lokal lainnya.

Sementara itu, Andalan Nasional Kwarnas bidang Kominfo, Kak Luqman Hakim Arifin, menambahkan bahwa semboyan “Setiap Pramuka adalah Kantor Berita”‎ lahir sejak awal kepemimpinan Kak Adhyaksa Dault sebagai Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, periode 2013-2018.

“Banyak hal positif yang bisa dilakukan dengan semboyan ini. Anak-anak pramuka bisa didorong untuk menjadi content creator yang positif guna memperjuangkan kepentingan nasional dan kepramukaan,” jelasnya.

Menurut Kak Luqman, ketika mengikuti kegiatan APR Workshop Communication di Thailand beberapa bulan yang lalu, akun media sosial Gerakan Pramuka Indonesia diapresiasi dan dianggap yang paling aktif di dunia. “Apresiasi ini jangan membuat kita terlena. Harus ditingkatkan lagi,” tambahnya. (LH/Andalan Nasional Bidang Kominfo)