+6221-3507645 faq sitemap contact
Breaking News
Setiap Pramuka Adalah Kantor Berita Wujudkan Pramuka sebagai Pelaku Perubahan untuk Membangun Bangsa yang Bermartabat.
Selasa, 25/09/2018
 LATEST TWEETS   

Tari Black Dit Dot Meriahkan Peringatan Hari Pramuka ke-57 di Filipina

 Kwarnas  26 Agustus 2018  82 views

Foto: Dok. Humas Gudep 001-002 KJRI Davao City

FILIPINA, PRAMUKA.OR.ID – Pramuka KJRI Davao City memperingati Hari Pramuka ke-57 penuh hikmat dan suka cita. Peringatan Hari Pramuka ini dilaksanakan di lapangan basket Sekolah Indonesia Davao, Filipina pada Selasa, 21 Agustus 2018.

“Sebagai rasa simpati kami, perayaan Hari Pramuka ke-57 di pangkalan Gudep KJRI Davao City dimulai dengan doa dengan mengheningkan cipta sesaat untuk korban gempa Lombok, NTB,” ujar Ketua Harian Gudep 001-002 KJRI Davao City, Kak Agus.

Peringatan diawali dengan upacara bendera. Seluruh Pembina dan anggota Gugus Depan Pramuka 001-002 serta mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Taman Siswa Yogyakarta yang sedang magang mengajar di Sekolah Indonesia Davao mengikuti kegiatan itu.

Kepala Sekolah Davao City ini menyampaikan, perayaan Hari Pramuka tahun 2018 mengambil tema “Pramuka Perekat NKRI.” Ia berharap, anak-anak Indonesia di Davao City dapat lebih menguatkan semangat nasionalisme meskipun berada jauh dari Tanah Air Indonesia.

“Pramua Perekat NKRI mengandung makna sangat dalam untuk menguatkan kecintaan terhadap bangsa, khususnya bagi anggota Pramuka di pangkalan KJRI Davao City,” ungkap Kak Agus.

Setelah upacara, para anggota Gerakan Pramuka Gugus Depan 001-002 menampilkan berbagai atraksi seperti tarian Black Dit Dot. Tarian ini merupakan improvisasi dari Tari Topeng Betawi yang dikreasikan oleh Sherly Dalawir.

“Tarian ini sangat menghibur ketika satuan Siaga yang menari. Selain lucu karena yang tampil anak-anak, juga menjadi sangat menarik untuk ditonton. Selain tarian satuan siaga, juga ada penampilan puisi yang sangat mengharukan,” ujar salah seorang penonton.

Anggota Gerakan Pramuka Penggalang pun tidak kalah dengan Pramuka Siaga. Dengan latihan yang cukup intens di bawah pelatih Kak Imam, anggota Pramuka Penggalang memainkan atraksi tongkat yang dibuat dari bambu berwarna merah dan putih. Mereka juga memukau penonton dengan penampilan lagu-lagu yang membangkitkan rasa nasionalisme dan cinta pada Tanah Air. (DW/MSA/AK)