+6221-3507645 faq sitemap contact
Breaking News
Setiap Pramuka Adalah Kantor Berita Wujudkan Pramuka sebagai Pelaku Perubahan untuk Membangun Bangsa yang Bermartabat.
Minggu, 19/11/2017
 LATEST TWEETS   

Unit Bantu Pertolongan Pramuka Bantu Evakuasi Tanah Longsor di Banyumas

Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banyumas menerjunkan anggota Unit Bantu Pertolongan Pramuka (Ubaloka) untuk ikut serta bersama warga membantu penanganan bencana tanah longsor dan pohon tumbang. (Foto: Dok. Humas Kwarcab Banyumas)

Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banyumas menerjunkan anggota Unit Bantu Pertolongan Pramuka (Ubaloka) untuk ikut serta bersama warga membantu penanganan bencana tanah longsor dan pohon tumbang. (Foto: Dok. Humas Kwarcab Banyumas)

PURWOKERTO, PRAMUKA.OR.ID – Derasnya curah hujan di sejumlah wilayah di Indonesia telah mengakibatkan bencana tanah longsor, seperti yang terjadi di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Tidak hanya longsor, hujan disertai angin kencang juga mengakibatkan banyak pohon tumbang sampai menutupi ruas jalan.

Pramuka sebagai bagian dari masyarakat tidak tinggal diam, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banyumas menerjunkan anggota Unit Bantu Pertolongan Pramuka (Ubaloka) untuk ikut serta bersama warga membantu penanganan bencana tanah longsor dan pohon tumbang.

Sekretaris Bina Anggota Muda Kwarcab Banyumas Kak Handoko Wahyu mengatakan, pihaknya telah mengirim 20 lebih anggota Ubaloka dari Pramuka Penegak dan Pandega untuk membantu penanganan bencana tanah longsor di tiga tempat selama tiga hari tiga malam. ‎

“‎Ubaloka Banyumas dalam penanganan kebencanaan ini menerjunkan kurang lebih 20 anggota untuk melaksanakan tugas kemanusiaan selama 3 hari berturut-turut. Penanganan yang dilakukan selama 3 hari ini merupakan penanganan berupa tanah longsor dan pohon tumbang,” ujar Kak Handoko, Senin (10/4/2017).

Tanah longsor di Banyumas terjadi di tiga tempat yakni, ‎di Desa Karangngendep, Kecamatan Patikraja dan di ‎Grumbul Telaga, Kecamatan Gumelar dan di ‎Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang‎. Penanganan dimulai sejak 7-9 April 2017. Dalam menjalankan aksinya Ubaloka Kwarcab Banyumas dibantu oleh TNI dan BPBD.

“Hari pertama kita membantu mengevakuasi tanah longsor di Karangngendep, Patikraja, hari kedua kita bergeser ke Banyumas Barat, Gumelar‎, hari ketiganya kita bergerak lagi ke Banyumas Utara ada longsor di Ajibarang,” terangnya.

Kak Handoko mengungkapkan, usai membantu evakuasi tanah longsor di Gumelar, tiba-tiba kata dia, ada pohon besar  tumbang‎ di sekitar lokasi yang menimpa mushola. Proses evakuasi dilakukan dari sore sampai dini hari.

“Proses evakuasi korban yang tertimpa pohon di dalam mushola cukup lama karena terkendala pohon yang sangat besar dan reruntuhan bangunan yang menutupi korban,” jelasnya. ‎

Diketahui, Ubaloka adalah Unit Bantu Pertolongan Pramuka Kwartir Daerah Jawa Tengah yang diresmikan tahun 1986. Ubaloka ada di setiap Kwartib Cabang (Kabupaten/Kota) di seluruh Jateng. ‎Anggota Ubaloka merupakan Pramuka Penegak dan Pandega yang telah mengikuti dan lulus Gladi Tangguh, semisal pelatihan dasar.‎
‎‎
Ubaloka memiliki semboyang “Yuana Pratidina Bhakti Yojana”, artinya kapanpun dan di manapun siap memberikan pertolongan kemanusiaan tanpa memandang asal-usulnya. Yang membanggakan, minat Pramuka menjadi anggota Ubaloka sangat tinggi, terbukti dari banyaknya peserta seleksi Ubaloka setiap tahunnya.(HA/Tim Siber Kwarnas Gerakan Pramuka, Sumber: Kwarda Jateng CJ1102)‎