+6221-3507645 faq sitemap contact
Breaking News
Setiap Pramuka Adalah Kantor Berita Wujudkan Pramuka sebagai Pelaku Perubahan untuk Membangun Bangsa yang Bermartabat.
Jum'at, 23/06/2017
 LATEST TWEETS   

Wakil Ketua MPR: Pramuka Turut Ademkan Negara Melalui Medsos

Foto: mpr.go.id

Foto: mpr.go.id

JAKARTA, PRAMUKA.OR.ID – Pramuka dinilai turut menciptakan kondisi negara yang “adem” melalui media sosial (medsos). Sebagai organisasi pembinaan karakter yang tidak pernah sepi dari kegiatan, Gerakan Pramuka dinilai bisa menggunakan media sosial dengan bijak.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua MPR Kak Hidayat Nur Wahid, menanggapi himbauan 10 Tugas Pramuka di Media Sosial. Mengingat banyaknya kegiatan kepramukaan di Indonesia, maka ia menganggap karya Pramuka saat ini bukan hanya di dunia nyata, tetapi juga di dunia maya melalui akun medsos masing-masing.

“Kontribusi Pramuka untuk pembangunan negeri ini bukan hanya dilakukan dalam dunia nyata. Di dunia maya pun Pramuka harus punya peran untuk mencipatakan kondisi negara yang aman dengan bijak menggunakan medsos,” ujar Kak Hidayat, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/6).

Kak Hidayat menyadari, pertumbuhan media sosial di Indonesia semakin pesat. Bila tidak diantisipasi, ia khawatir potensi ini justru malah banyak menimbulkan persoalan baru khususnya mengenai ‎persatuan bangsa. Pasalnya, banyak kalangan yang menyalahgunakan medsos untuk menebar kebencian, hujatan, hasutan, informasi hoax, serta paham radikal dengan leluasa.

Di sini ia melihat peran Pramuka dibutuhkan untuk turut serta menjaga keutuhan bangsa melalui penggunaan medsos dengan bijak dan tidak terbawa arus kepentingan yang sengaja dibuat untuk memecah belah. “Kalian adalah Praja Muda Karana, anak muda yang suka berkarya. Maka bekaryalah di medsos dengan baik, buat konten positif yang mencerahkan masyarakat,” tuturnya.

Sebagai orang yang pernah aktif di Pramuka, Hidayat mengetahui aktivitas Pramuka di medsos. Terakhir tentang ramainya Pramuka mengikuti lomba video reportase. Menurutnya, video yang sudah banyak ter-upload menunjukkan mereka sudah berkarya di medsos dengan bijak.

“Kalau kita belum bisa membuat konten yang positif, ya paling tidak minimal Pramuka tidak ikut-ikut menyebarkan berita hoax,” pesannya. (HA/AGUS)